Pengertian, Rumus, Fungsi, Contoh Kalimat Simple Past Future Tense

Advertisement
.

Pengertian, Rumus, Fungsi, Contoh Kalimat Simple Past Future Tense

– Ini mungkin salah satu jenis tense yang paling membingungkan, bagaimana bisa ada tense past atau masa lalu namun future alias masa depan secara bersamaan. Bagi yang belum terbiasa dengan bahasa inggris, tentunya akan sangat membingungkan.

Nah, salah satu bentuk past future tense adalah simple past future tense, mungkin bentuk itulah yang paling mudah dijelaskan. Kali ini kebetulan kita juga akan membahasnya, saya akan mencoba menjelaskan kepada kalian dengan bahasa yang mudah dimengerti. Langsung saja ya, berikut penjelasannya:

Sebelumnya, baca juga: Pengertian, rumus, contoh kalimat future perfect continuous tense.
Pengertian, Rumus, Fungsi, Contoh Kalimat Simple Past Future Tense

Pengertian Simple Past Future Tense

Mudahnya, simple past future tense itu adalah susunan kata dalam bahasa inggris untuk membicarakan masa depan dari perspektif masa lampau. Jadi gini contohnya, kamu sekarang mengatakan “aku kemarin akan ke rumah nenek” atau “kemarin dia bilang akan datang tepat waktu”, maka kamu sudah berbicara menggunakan simple past future tense. Time signal “kemarin” ini menunjukkan past, sedangkan “akan” menunjukkan future atau baru akan terjadi (masa depan).

Sudah ada gambaran ya apa maksud dari simple past future tense itu? Jadi membicarakan masa depan atau apa yang akan terjadi/dilakukan di masa lampau. Nah, lebih spesifik lagi, beberapa fungsi yang sering digunakan menggunakan simple past future tense diantaranya adalah fungsi untuk menyatakan aksi yang akan dilakukan baik terencana atau aksi sukarela, membuat janji, dan biasanya untuk membuat prediksi juga.

Bingung? Gak masalah, pelan-pelan dan perhatikan penjelasannya sampai habis di bawah ya!

Rumus Simple Past Future Tense

Oke, untuk semakin memahaminya, coba kalian perhatikan beberapa rumus simple past future tense berikut ini:
Rumus Contoh Kalimat Past Future Tense
Kalimat positif (+)
S + Would/should + Bare InfinitiveShe would help you.
S + Was/were + Going to + Bare InfinitiveThey were going to paint our room.
Kalimat negatif (-)
S + Would/should + Not + Bare InfinitiveShe would not help you.
S + Was/were + Not + Going to + Bare InfinitiveThey were not going to paint our room.
Kalimat interogatif (?)
Would/should + S + Bare Infinitive?Would she help you?
Was/were + S + Going to + Bare Infinitive?Were they going to paint our room?
Kalimat negatif interogatif (-?)
Would/should + S + Not + Bare Infinitive?Would she not help you?
Was/were + S + Not + Going to + Bare Infinitive?Were they not going to paint our room?
Advertisement



Penjelasan:
  • Apa itu S pada rumus di atas? S di atas maksudnya subjek.
  • Apa itu Bare Infinitive? Baca: Pengertian, penggunaan, contoh Bare Infinitive.
  • Kapan pakai would dan kapan pakai should? Pemakaian would dan should sesuai subjeknya, would dapat digunakan oleh semua subjek, namun should hanya bisa dipakai oleh subjek “I” atau “Aku/saya” dan “we”.
  • Kapan pakai was dan kapan pakai were? Baca: Penggunaan was dan were.

Fungsi Simple Past Future Tense

Di atas sebenarnya sudah saya ungkapkan ya apa fungsi dari simple past future tense ini. Nah lebih jelasnya coba perhatikan di bawah ini:
Fungsi Contoh Kalimat Past Future TenseArti
Untuk menyatakan aksi yang akan dilakukan secara sukarela (would).I knew Dian would make dinner for us.Aku tahu Dian akan menyiapkan makan malam untuk kita.
They told that Dian would always keep all the things for me.Mereka mengatakan Dian akan selalu menjaga semua hal untukku.
Untuk menyatakan aksi yang akan dilakukan karena direncanakan (was/were going to).Jane said Budi was going to practice his English with her.Jane mengatakan Budi akan melatih bahasa inggrisnya dengan dia.
He told me he was going to Hongkong.Dia mengatakan padaku bahwa dia akan mengunjungi Hongkong.
Untuk membuat janji (would).He promised he would send a gift from Jakarta.Dia janji akan mengirim sebuah hadiah dari Jakarta.
He told me that he would come to the meeting on time.Dia mengatakan padaku akan datang ke rapat tepat waktu.
Untuk membuat prediksi (would dan was/were going to)I had a feeling that the vacation was going to be a disaster.Aku punya perasaan bahwa liburannya akan menjadi bencana.
I thought Agung would go dinner with Dian last night.Aku pikir Agung akan pergi makan malam dengan Dian tadi malam.
Apa bedanya simple past future tense dengan simple past tense dan simple future tense? Saya kira ini sudah jelas ya, kalau simple past tense hanya membicarakan masa lampau, simple future tense membicarakan masa depan, dan jika simple past future tense membicarakan masa depan dalam perspektif masa lampau seperti yang sudah dijelaskan.

Bentuk Pasif dari Simple Past Future Tense

Tahu belum nih bentuk kalimat aktif dan kalimat pasif, mudahnya kalau aktif ini pakai “me” sedangkan pasif pakai “di”, misalnya memukul (aktif) dan dipukul (pasif). Itu kalau pakai bahasa indonesia, nah dalam bahasa inggris sendiri juga ada aturan dan rumusnya sendiri lho untuk kalimat pasif. Berikut penjelasannya:

Rumus Pasif dari Simple Past Future Tense

S + Would/should + Be + Past Participle (Verb 3)
Atau
S + Was/were + Going to + Be + Past Participle (Verb 3)

Perbandingan Kalimat Aktif dan Pasif Simple Past Future Tense

AktifArtiPasifArti
I knew Fariza would finish the work in an hour.Aku tahu Fariza akan menyelesaikan pekerjaan dalam 1 jam.I knew the work would be finished in an hour by Fariza.Aku tahu pekerjaan akan diselesaikan dalam 1 jam oleh Fariza.
I thought Hestina was going to make a beautiful cake.Aku pikir Hestina akan membuat roti yang indah.I thought a beautiful cake was going to be made by Hestina.Aku pikir roti yang indah akan dibuat oleh Hestina.
Selanjutnya: Pengertian, penggunaan, contoh kalimat Past Participle.
----
Oke ya kawan-kawan, aku rasa cukup sampai di sini saja penjelasan tentang simple past future tense kali ini. Semoga penjelasan di atas bermanfaat dan membantu meningkatkan pemahaman kalian. Jangan lupa untuk share artikel ini juga ya, thanks dan sampai jumpa pada materi selanjutnya.
Advertisement
.
Previous
Next Post »

Hi there, I know you can do it. You just need to keep your eye on the ball and not lose your focus. Remember, English is just like a cup of tea. Good Luck!

Hope you enjoyed the article!

Give me your relevant response about the article above, but use your real name please! (Exception : Anonymous).

ConversionConversion EmoticonEmoticon